POSITIVE THINKING DAN POSITIVE FEELING DAPAT MEMBANTU KESUKSESAN DALAM MENEMPUH KARIR

images4Mindset (akal,otak) merupakan salah satu power yang ada pada diri manusia dapat menyebabkan manusia bisa meraih segala-galanya tentang apa-apa yang dia inginkan. Dengan mindset manusia bisa menjadikan dirinya sebagai creator inspirasi dinamisasi kehidupan di dunia ini, karena segala bentuk kreasi-kreasi manusia baik berupa benda-benda hasil olahan maupun dalam bentuk tingkah laku semuanya bersumber dari mindset manusia. Namun yang menjadi pertanyaan besar adalah apakah mindset manusia ini dapat memberikan kesuksesan manusia dalam menempuh karirnya.

Sebelum bicara mindset manusia dapat memberikan kesuksesan pada manusia dalam menempuh karirnya. Terlebih dahulu kita bahas apa yang dinamakan kesuksesan dan karir?. Menurut sebagian orang sukses itu adalah memiliki banyak uang sehingga dia menjadi milareder yang dapat membeli apa saja yang dia inginkan. Sebagian orang juga mengatakan sukses itu dapat mencapai kekuasaan tertinggi di sebuah Negara atau lembaga. Sebagian lagi memaknai sukses dengan popularitas yang tinggi malah tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa sukses itu hanyalah sebuah kepuasan diri.

Pada hakikatnya sukses itu relatif, tergantung dari tujuan manusia dalam menjalani hidup. Jika manusia itu memiliki tujuan menjadi seorang miliarder maka ukuran kesuksesan untuk seorang miliarder adalah memiliki uang bermiliar-miliar lebih-lebih bertriliyun-triliyun. Dan jika tujuan hidupnya menjadi orang populer tentu yang menjadi tolak ukur kesuksesannya adalah sejauh mana dia dikenal orang banyak. Begitu juga dengan orang yang memiliki tujuan hidup menjadi penguasa, maka dia bisa dikatakan sebagai orang sukses apabila menduduki jabatan tertinggi. Sedang bagi orang yang tujuan hidupnya hanya untuk kepuasan diri, maka kesuksesan yang dimiliki oleh seoarang miliarder, orang populer dan penguasa tidak ada artinya baginya. Dengan demikian kesuksesan yang sebenarnya terletak pada mindset manusia itu sendiri, karena mindset-lah yang menentukan bahwa manusia itu sukses atau tidak.

Manusia sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah bukanlah seperti batu yang ada di jalanan, bisa ditendang ke sana kemari tergantung siapa yang menendangnya. Ketika batu itu ditendang ke tengah jalan maka batu itu akan berpindah ke tengah jalan, dan jika batu itu di buang ke sebuah jurang maka batu tidak akan dapat terlihat atau hilang, lebih-lebih batu itu ditumbuk menjadi tepung pasir kemudian ditaburkan pada angin yang kecang maka batu itu sedikitpun tidak ada bekasnya lagi. Akan tetapi manusia adalah makhluk sempurna yang telah Allah ciptakan dengan berbagai elemen di dalamnya termasuk mindset, sehingga jelas bahwa manusia Allah ciptakan ke dunia tidak lain semata-mata hanyalah sebagai hamba yang harus beribadah kepada-Nya. Jadi tolak ukur kesuksesan manusia dengan karirnya sebagai seoarang hamba dari Tuhan yang maha segala-galanya adalah sejauh mana manusia itu bisa mendekat sedekat mungkin kepada Allah dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.

Dengan mindset (akal,otak) manusia bisa berfikir sesuatu dengan positif dan juga bisa berfikir sesuatu dengan negatif. Berfikir positif (positive thinking) yang dalam bahasa agamanya disebut husnu al-dzan berarti manusia menggunakan power mindset yang ada pada dirinya dengan positif, sehingga hasil yang akan didapatkan dalam aplikasi kehidupannya pasti akan berbuah positif. Sebaliknya jika manusia berfikir negative (negative thinking/suu’ al-dzan) berarti manusia menggunakan power mindset yang pada dirinya dengan negative, sehingga hasil yang akan didapatkan dalam aplikasi kehidupannya pasti akan berbuah negative juga.

Salah satu contoh adalah, ketika manusia ingin menjadi orang kaya dengan memiliki uang yang melimpah, kemudian sebelum dia memulai usahanya untuk menjadi orang kaya tersebut, sudah mengatakan dalam fikirannya bahwa mustahil dia menjadi orang kaya. Ini berarti dia menggunakan mindset-nya dengan negative sehingga jangankan melangkah, memulai usaha untuk menjadi orang kaya saja tidak akan mungkin dilakukan dan pada akhirnya keinginan untuk menjadi orang kaya tidak bisa dengan mudah dapat tercapai.

Begitu juga dengan tujuan kita sebagai hamba yang sudah melakukan banyak dosa, dan berkeinginan untuk bertobat dan menjadi orang yang ta’at beribadah, sehingga menjadi orang yang lebih dekat dengan Allah. Kemudian mindset-nya mengatakan bahwa Allah tidak akan pernah mengampuni dosanya karena sudah terlalu banyak dosa yang telah dilakukan, berarti dia sudah menggunakan mindset-nya denga negative, sehingga usaha untuk bertobat dan menjadi orang yang ta’at kepada Allah tidak akan bisa tercapai, dan dia akan selalu terjerumus dalam dosa-dosa yang telah dia perbuat.

Untuk meraih kesuksesan yang ada dalam mindset manusia, manusia juga harus memiliki positive feeling (keyakinan yang positif) agar pembangkit-pembangkit diri yang muncul dari alam bawah sadar manusia bisa membantu apa yang akan dia raih. Positive feeling adalah sebab akibat dari positive thinking yang selalu diulang-ulang oleh manusia, ketika manusia memiliki positive thinking yang secara terus-menerus dilakukan maka secara otomatis positive feeling akan tumbuh dengan sendirinya, sehingga muncullah keyakinan yang kuat untuk dapat meraih sesuatu. Dan jika manusia sudah memiliki keyakinan yang kuat untuk meraih sesuatu maka secara tidak sadar dan dalam kendali alam bawah sadarnya dia pasti melakukan usaha-usaha yang dapat menopang tujuan di dalam mindset-nya.

Alam bawah sadar adalah power manusia yang tidak pernah kenal capek. Berbeda dengan mindset manusia yang sewaktu-waktu bisa drop. Dan jika manusia bisa secara terus-menerus membangkitkan alam bawah sadarnya dengan positive thinking maka secara tarsus menerus pula alam bawah sadar itu akan terangsang dengan positive, sehingga ketika pada tingkatan tertentu alam bawah sadar yang positive ini akan menghasilkan sebuah kekuatan dalam bentuk keyakinan kuat yang secara terus menurus akan muncul. Kalau sudah pada tingkatan tertentu alam bawah sadar yang positive lebih dominan mengontrol manusia maka tidak bisa dipungkiri lagi dalam waktu singkat apa yang dinginkan oleh manusia akan mudah bisa tercapai.

The Secret secara ilmiyah mengatakan bahwa dalam tubuh manusia terdapat sumber energy magnet yang sangat besar, yang mana apabila sumber magnet ini bisa dioptimalkan maka akan menarik magnet-magnet kecil yang ada pada manusia lainnya. Sehingga pusat perhatian tertuju pada magnet yang lebih besar tersebut. Dengan kata lain ketika manusia bisa menarik manusia lainnya berarti hal tersebut sudah bernilai bisnis dalam artian keuntungan jelas sudah ada pada manusia yang memiliki magnet besar. Selanjutnya untuk membangkitkan potensi magnet besar yang ada pada tubuh manusia itu dibutuhkan positive thinking.

Namun jika dikembalikan dengan karir manusia sebagai seorang hamba, dia akan bisa menjadi sukses mendekat kepada Allah harus memenuhi dua unsur tersebut. Yaitu selalu husnu al-dzan (positive thinking) kepada Allah. Apapun yang Allah berikan kepada kita semua itu ada manfa’atnya. Namun bukan berarti kita pasrah dan tidak melaukan apa-apa sambil menunggu apa yang akan Allah berikan kepada kita. Ikhtiyar (berusaha) adalah suatu kewajiban yang harus selalu dijalankan walaupun dalam bentuk yang berbeda-beda asalkan tidak bertentangan dengan al-Qur’an dan Hadits sebagai sumbernya. Karena manusia bukan makhluq batu yang ada dijalanan.

Kedua manusia harus memiliki haqqul yaqin (positive feeling), karena Allah tidak bisa di lihat dan dirasakan oleh panca indera manusia, melainkan Allah hanya bisa dirasakan dengan hati yang memiliki keyakinan yang sangat mendalam. Ketika manusia memiliki keyakinan yang sangat mendalam kepada Allah sudah barang tentu segala apa yang telah diperintahkan oleh Allah akan dilaksanakan dengan sepenuh hati dan segala apa yang dilarang Allah akan ditinggalkan dengan sepenuh hati. Jika manusia sudah pada kondisi ini maka manusia sudah tidak butuh lagi kepada sesuatu melainkan Allah yang merupakan tujuan kesuksesannya sebagai seorang hamba.

Wallahu ‘alam…

2 responses to “POSITIVE THINKING DAN POSITIVE FEELING DAPAT MEMBANTU KESUKSESAN DALAM MENEMPUH KARIR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s